Dan di dekatkanlah surga itu kepada orang-orang yang bertakwa pada tempat yang tiada jauh (dari mereka)
(Qs. Qaaf [50]: 31)
(Qs. Qaaf [50]: 31)
Saudaraku yang dirahmati Allah,
Bagi yang pernah menaiki pesawat terbang, mungkin Anda merasakan bahwa awan-awan yang ada di angkasa yang dilewati pesawat itu seolah-olah menghampiri Anda. Padahal nyatanya, Andalah yang menghampiri awan tersebut. Teorinya sederhana, karena pesawat yang Anda tumpangi melesat dengan cepat sekali. Sehingga seolah-olah kumpulan awan yang ada di angkasalah yang mendekati pesawat. Padahal sebaliknya.
Begitu pun dengan ayat di atas. Pada kalimat, “dan di dekatkanlah surga itu kepada orang-orang yang bertakwa”, jumhur (kebanyakan) mufassirin berpendapat bahwa bukan surga yang mendekat kepada calon penghuninya, yaitu Kaum Mukminin. Namun, Kaum Mukminin-lah yang mendekati kepada pintu surga. Seolah-olah ada magnet yang menariknya. Hal ini disebabkan karena amalan mereka (Kaum Mukminin) yang banyak, diridhai Allah sehingga ia mendekati pintu surganya dengan begitu cepat dengan amalan-amalan mereka.

