Senin, 06 Juni 2011

Jangan Sia-Siakan Usiamu


oleh Aidh Abdullah al-Qarni

Tiap-tiap sesuatu dapat dicari penggantinya,kecuali usia. Dan, tiap-tiap sesuatu bila telah lenyap, adakalanya dapat dikembalikan melalui suatu jalan atau lainnya, kecuali usia. Karena apa yang telah berlalu dari usia tidak dapat dikembalikan dan ia pergi untuk selamanya.

Apa yang sudah berlalu dari usia, berarti lenyap yang diharapkan masih belum pasti, dan bagimu hanyalah saat sekarang yang sedang dijalani.

Allah Ta'ala berfirman :
أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُم مَّا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَن تَذَكَّرَ وَجَاءَكُمُ النَّذِيرُ
"Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan?" (QS. Fathir [35] : 37)

Jumat, 03 Juni 2011

“Israel Berbahasa Indonesia” Pasang Iklan dengan Foto Tifatul Sembiring


dakwatuna.com – Jejaring sosial seperti Facebook, twitter, dan lain-lain menjadi sarana baru untuk berbagai kebutuhan di internet, salah satunya untuk menyebarkan propaganda. Tidak ketinggalan, sebuah halaman yang mengklaim diri dengan nama “Israel Berbahasa Indonesia” juga muncul di Facebook. Halaman tersebut menyatakan diri sebagai “halaman resmi Facebook Negara Israel dalam bahasa Indonesia”. Ketika berita ini diturunkan, halaman tersebut baru memiliki 746 fans.

Banyak kalangan menilai bahwa Israel akan menghalalkan berbagai cara untuk menyebarkan propagandanya.

Demonstran Yordania: Putuskan Hubungan dengan Israel


Lebih dari 3.000 warga Yordania telah melakukan aksi demonstrasi di Amman, menuntut pemerintah memutuskan hubungan dengan Israel serta menutup kedutaan Tel Aviv di Amman.

Para anak muda Yordania, anggota parlemen, dan anggota serikat buruh menghadiri demonstrasi, yang diadakan di dekat Kedutaan Besar Israel pada hari Jumat kemarin (3/6), dan meminta pemerintah untuk membatalkan perjanjian Yordania dengan Israel, termasuk perjanjian Camp David dan Oslo Accords.

Hamburg, Pertama Mengakui Islam


Peralahan-lahan Jerman menampakkan cahaya Islam. Semakin banyak komunitas Islam di negeri itu. Setidaknya, Hamburg akan menjadi negara bagian Jerman pertama yang mengakui akan Islam.

Dengan ini Islam di Jerman akan semakin semarak, di tengah-tengah kekawatiran (phobi) terhadap Islam. Apalagi, sekarang yang menerima Islam, bukan hanya pendatang, tetapi orang-orang "pribumi" sudah banyak yang masuk Islam.

Pelajar Asal Mesir Berusia 10 Tahun Dituduh Hasut Pemberontakan di Kuwait


Sebuah sekolah di Kuwait mengusir seorang pelajar Mesir berusia 10 tahun karena dituduh menghasut sentimen revolusioner, sebuah harian terkemuka Kuwait melaporkan pada hari Jum'at kemarin (3/6).

Surat kabar Kuwait Al-Rai mengatakan hari Jumat kemarin bahwa seorang guru telah mengeluarkan anak kelas lima dari sekolah setelah guru tersebut menuduh anak yang masih berusia 10 tahun tersebut menghasut pemberontakan di negara Kuwait yang kaya minyak.

Surat kabar itu melaporkan bahwa guru tersebut memutuskan untuk memberhentikan Bassem Fathy dari sekolah Al-Shay setelah ia bertanya, "Mengapa anda tidak membuat sebuah revolusi di negara Anda?".